Berhenti mengelola bisnis dari puluhan file Excel
MaestroByte membantu perusahaan di Indonesia mengimplementasikan Odoo ERP — dengan blueprint yang jelas, jadwal yang realistis, dan pendampingan sampai tim Anda benar-benar bisa.
Kalau ini terdengar familiar, Anda tidak sendirian
Tiga masalah yang paling sering kami temukan sebelum klien beralih ke ERP terpadu.
Data tersebar di puluhan file Excel
Setiap divisi punya versi datanya sendiri. Angka penjualan, stok, dan keuangan tidak pernah cocok saat dirapatkan.
Stok di sistem beda dengan stok fisik
Barang tercatat ada tapi gudang kosong. Pengiriman telat, pelanggan kecewa, dan opname jadi mimpi buruk tiap bulan.
Laporan keuangan telat berminggu-minggu
Keputusan bisnis diambil berdasarkan data bulan lalu, karena tutup buku selalu molor.
Cara kami menjalankan proyek ERP
Kegagalan proyek ERP jarang soal software. Hampir selalu soal cara implementasinya.
Blueprint sebelum coding
Kami petakan proses bisnis Anda dulu. Tanpa blueprint yang jelas, proyek ERP hampir selalu molor dan membengkak.
Implementasi bertahap
Go-live per modul, bukan sekaligus. Risiko lebih kecil, tim Anda punya waktu beradaptasi.
Pendampingan setelah go-live
Masa paling rawan justru 3 bulan pertama setelah sistem hidup. Kami tetap di sisi Anda.
Enam tahap, dari diskusi awal sampai sistem stabil
Discovery
Pahami proses & masalah nyata
Blueprint
Rancang alur di Odoo
Konfigurasi
Setup modul & kustomisasi
Migrasi Data
Pindahkan data lama
Training
Latih tim Anda
Go-Live & Support
Dampingi sampai stabil
Belum yakin ERP cocok untuk bisnis Anda?
Ngobrol 30 menit dengan konsultan kami. Tanpa biaya, tanpa kewajiban lanjut. Kalau menurut kami Anda belum butuh ERP, kami akan bilang apa adanya.
Jadwalkan Konsultasi Gratis WhatsApp